10 Program Kerja HRD dan Tren Terbaru yang Perlu Diikuti

Lutfi Maulida
Profesional konten strategis dengan 4+ tahun pengalaman dalam analisis pasar tenaga kerja. Dengan keahlian menghasilkan konten informatif untuk rekruter, HR, dan pencari kerja, ia menggabungkan wawasan industri lintas sektor dengan pendekatan analitis yang komprehensif.
program kerja hrd
10 Program Kerja HRD dan Tren Terbaru yang Perlu Diikuti

Program kerja HRD tidak hanya sebatas melakukan rekrutmen karyawan saja. Namun, ada banyak program lainnya yang tidak kalah penting, yang mendukung perusahaan dalam mencapai tujuan dan pengelolaan SDM perusahaan.

Lantas, apa saja program kerja yang harus dijalankan HR guna mendukung tujuan perusahaan, dan bagaimana cara menjalankannya agar efektif? Temukan jawabannya di bawah ini!

Program Kerja HRD

Di dalam menyusun program kerja, HR tidak boleh sembarangan. Hal ini karena segala program kerja HR akan sangat memengaruhi ekosistem di dalam perusahaan. Baik itu di masa sekarang maupun masa depan, semua akan bergantung kepada berbagai program kerja yang disusun departemen sumber daya.

Dari program HR inilah nantinya bisa terlihat bagaimana perusahaan bisa mencapai tujuannya dan bagaimana SDM yang ada di dalam perusahaan bisa dioptimalkan dengan maksimal.

Berikut contoh program kerja HR untuk mendukung visi dan misi perusahaan:

1. Rekrutmen Karyawan

Program kerja HRD pertama adalah melakukan rekrutmen karyawan baru yang dibutuhkan perusahaan.

Proses rekrutmen karyawan ini meliputi pencarian kandidat, proses interview dan penilaian, hingga onboarding karyawan. Kesuksesan HR dalam melakukan rekrutmen akan memengaruhi tugas-tugas HRD selanjutnya.

Jika HRD berhasil menemukan karyawan yang memiliki skill dan potensi, maka dampak bagi perusahaan adalah meningkatnya produktivitas kerja. Namun sebaliknya, jika HRD gagal mendapatkan karyawan potensial, maka akan ada turnover karyawan yang tinggi hingga kesulitan-kesulitan lainnya.

Untuk mendapatkan kandidat terbaik dalam proses rekrutmen karyawan, memilih job portal terbaik sangat menentukan. Maka dari itu, pastikan perusahaan memilih job portal yang sudah dilengkapi dengan teknologi berbasis AI seperti Premium Rekrutmen KitaLulus.

Teknologi AI dari Premium Rekrutmen KitaLulus akan membantu HR melakukan screening kandidat lebih tepat dan cepat dari cara biasa. Ini tentunya bisa menghemat waktu dan biaya yang dibutuhkan dalam proses rekrutmen.‍

BACA JUGA: Cara Merekrut Karyawan yang Tepat dan Berkualitas

2. Pelatihan dan Pengembangan Karyawan

Salah satu program kerja HRD adalah untuk melakukan pelatihan dan pengembangan karyawan. 

Fungsi dari salah satu program ini adalah untuk mempersiapkan karyawan dalam menghadapi tantangan-tantangan selama ia bekerja di perusahaan. Pelatihan dan pengembangan karyawan ini akan dirancang sesuai dengan kebutuhan dan evaluasi kerja karyawan.

Program pelatihan dan pengembangan karyawan ini bisa dilakukan dengan banyak cara, seperti webinar, online course, training karyawan, dan lain-lain. Materi yang dapat diberikan dalam program pelatihan dan pengembangan karyawan pun beragam, misalnya:

  • Pelatihan oleh manajer
  • Mentoring dari karyawan yang berpengalaman
  • Melakukan kolaborasi dengan rekan kerja lainnya yang sudah terlatih
  • Mengadakan sesi one on one

Kemudian beberapa contoh training karyawan secara formal meliputi:

  • Mengadakan webinar
  • Mengundang ahli dari luar untuk melakukan training karyawan
  • Kelas online

3. Melakukan Program Jenjang Karier

Berikutnya, HR juga melakukan program jenjang karier atau career path untuk karyawan. Tujuan dari program ini adalah untuk memotivasi karyawan agar mereka bekerja lebih baik lagi sehingga bisa mendapatkan kenaikan jabatan.

Selain itu, program ini juga membantu perusahaan dalam mempertahankan karyawan terbaik untuk lebih loyal kepada perusahaan.

BACA JUGA: Mengulik Pengaruh Loyalitas Karyawan Terhadap Perusahaan

4. Melakukan Pengembangan Kultur Perusahaan

Kultur perusahaan yang positif menjadi salah satu alasan karyawan ingin bertahan dan bekerja di perusahaan.

Maka dari itu, HR perlu membuat program kerja untuk mengenalkan kultur perusahaan kepada karyawan sesuai dengan visi, misi, dan nilai-nilai yang dimiliki perusahaan.

Kultur perusahaan yang kuat akan memengaruhi karyawan dalam bekerja sehari-hari.

5. Manajemen Kinerja Karyawan

HR juga wajib menyusun program manajemen kinerja karyawan. Program ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja karyawan secara objektif dalam kurun waktu tertentu, bisa satu tahun atau dalam enam bulan.

Evaluasi ini akan membantu HR dalam menyusun pelatihan dan pengembangan karyawan yang tepat guna. Tidak hanya itu, program evaluasi kerja juga akan membantu HR dalam perencanaan jenjang karier dan pemberian apresiasi kepada karyawan yang layak.

6. Program Team Building

Mempererat hubungan di dalam tim yang ada di dalam perusahaan juga menjadi tugas HR, untuk itulah dibutuhkan program team building.

Program team building akan meningkatkan solidaritas dan kerja sama anggota tim dalam bekerja. Sehingga para karyawan pun merasa senang bekerja di perusahaan.

7. Program Kesejahteraan Karyawan

Program HR lainnya yang tidak kalah penting adalah menciptakan kesejahteraan karyawan. Tujuan dari program ini adalah untuk membuat karyawan merasa bahwa perusahaan memperhatikan kesejahteraan dan keamanan mereka, sehingga mereka ingin bertahan lama di perusahaan.

8. Reward atau Penghargaan

Berbekal dari hasil evaluasi kinerja, HR bisa menyusun program reward bagi karyawan. Bentuk reward yang diberikan bisa beragam, bisa kenaikan gaji, pemberian benefit, bonus, atau bisa juga kenaikan jabatan.

Adanya program reward ini akan memotivasi karyawan untuk bekerja lebih baik lagi.

9. Program Manajemen Konflik

Konflik di antar karyawan maupun manajemen adalah hal yang biasa terjadi. Nah, di sinilah peran HR untuk membuat program manajemen konflik dan mediasi yang efektif sehingga dapat menciptakan lingkungan kerja yang kondusif.

Program manajemen konflik ini harus dilakukan tanpa memberatkan salah satu pihak, semua harus merasa adil.

10. Memberikan Kejelasan Gaji dan Tunjangan

HR juga wajib untuk membuat program mengenai kejelasan gaji dan tunjangan yang diterima setiap karyawan. Hal ini penting sehingga karyawan merasa mendapatkan gaji yang setimpal dengan skill dan tanggung jawab yang diemban.

Baca Juga: 8 Jenis Tunjangan Kerja Karyawan, Pengertian, dan Tujuannya

Cara Menyusun Program Kerja HR yang Efektif

Program HR yang efektif akan mendukung kesuksesan perusahaan dalam mencapai visi dan misi. Oleh karena itu, penting bagi seorang HR untuk tahu bagaimana cara menyusun program kerja yang efektif dan tepat guna bagi seluruh karyawan di perusahaan.

Ada pun cara yang bisa diterapkan antara lain:

1. Coba Pahami Apa yang Ingin Dicapai Perusahaan

Pertama, sebelum menyusun program kerja yang akan dijalankan, tim HRD harus menyelaraskan program kerja dengan apa yang ingin dicapai oleh perusahaan, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Hal ini penting agar program kerja yang disusun memang mendukung tujuan perusahaan.

Selain itu, hal ini juga akan memengaruhi KPI HR yang harus dicapai.

2. Lakukan Analisis Program Kerja

Setelah memahami apa saja yang ingin dicapai perusahaan, selanjutnya lakukan analisis mana saja program yang akan dijalankan atau dihapus. HR juga bisa menambahkan program kerja baru bila dirasa perlu.

3. Tentukan KPI

Berikutnya, tentukan KPI dari setiap program kerja yang akan dijalankan. KPI akan membantu melacak pencapaian dan hambatan selama menjalankan program.

4. Komunikasikan kepada Setiap Departemen

Agar program kerja bisa diterima dan didukung oleh seluruh karyawan, adakan sesi untuk mensosialisasikan program kerja HR kepada setiap departemen.

5. Evaluasi Program

Setelah menjalankan seluruh program, lakukanlah evaluasi untuk mengetahui apakah program sudah tepat sasaran dan menemukan area yang bisa ditingkatkan.

Di sini, HR bisa melibatkan karyawan untuk memberikan feedback terhadap program yang mereka ikuti. 

Baca juga: Masalah Umum HRD yang Sering Dijumpai dan Solusinya

Tren dan Praktik Terbaru dalam Program Kerja HRD di Indonesia

Untuk tetap relevan dan efektif, program kerja HRD perlu mengikuti tren terkini dalam pengelolaan SDM:

1. Digitalisasi dan Otomatisasi Fungsi HRD

Organisasi modern di Indonesia semakin banyak mengadopsi teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas fungsi HRD. Implementasi HRIS (Human Resource Information System) terintegrasi menjadi backbone operasional yang menyatukan berbagai aspek pengelolaan SDM dalam satu platform. 

Otomatisasi proses administratif dan transaksional seperti penggajian, cuti, dan absensi membebaskan tim HRD dari tugas rutin sehingga dapat fokus pada inisiatif strategis. Pemanfaatan analitik data HR memberikan insight berharga untuk pengambilan keputusan berbasis data, dari prediksi turnover hingga optimalisasi talent acquisition. 

Tren Mobile HR juga semakin populer, memberikan aksesibilitas yang lebih baik bagi karyawan untuk mengakses informasi dan layanan HRD kapanpun dan dimanapun.

2. Pendekatan Personalisasi dalam Pengalaman Karyawan

Terjadi pergeseran signifikan menuju pengalaman karyawan yang lebih personal dan disesuaikan dengan kebutuhan individu. Program pembelajaran dan pengembangan kini dirancang dengan jalur yang fleksibel, memungkinkan karyawan memilih skill yang ingin dikembangkan sesuai minat dan kebutuhan karir. 

Benefit fleksibel yang memungkinkan karyawan memilih paket tunjangan sesuai tahap kehidupan dan prioritas pribadi semakin populer di Indonesia. Perusahaan progresif menawarkan jalur karir yang dapat dikustomisasi, tidak lagi terpaku pada tangga karir tradisional. 

Pengalaman onboarding yang dipersonalisasi juga menjadi standar baru, dengan program orientasi yang disesuaikan berdasarkan peran, latar belakang, dan gaya belajar karyawan baru.

3. Kesejahteraan Holistik sebagai Prioritas Strategis

Kesejahteraan karyawan kini dipandang secara holistik, melampaui sekedar benefit kesehatan fisik. Program kesehatan mental dan dukungan emosional seperti konseling, aplikasi meditasi, dan pelatihan resiliensi menjadi standar di banyak perusahaan Indonesia.

Inisiatif keseimbangan kehidupan-kerja yang bermakna, seperti jam kerja fleksibel dan cuti sabbatical, diterapkan untuk mencegah burnout dan meningkatkan produktivitas jangka panjang. 

Pendekatan kesehatan finansial dan persiapan pensiun melalui literasi keuangan dan program perencanaan masa depan semakin banyak ditawarkan. Perusahaan juga berinvestasi dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung kesejahteraan, dari desain kantor ergonomis hingga fasilitas kebugaran.

4. Agilitas dan Fleksibilitas dalam Praktik HRD

Dalam merespons perubahan cepat lingkungan bisnis, departemen HRD di Indonesia semakin mengadopsi pendekatan agile dalam perencanaan dan implementasi program, dengan siklus iterasi pendek dan penyesuaian berkelanjutan. 

Kebijakan kerja fleksibel dan hibrid menjadi norma baru, memungkinkan karyawan bekerja dari mana saja dengan jadwal yang lebih fleksibel. Sistem feedback berkelanjutan menggantikan review kinerja tahunan, menciptakan budaya pengembangan berkelanjutan dan komunikasi terbuka. 

Struktur organisasi yang lebih datar dan adaptif dengan tim lintas fungsi dan lebih sedikit hierarki memungkinkan pengambilan keputusan lebih cepat dan inovasi yang lebih baik.

5. Integrasi Keberlanjutan dalam Program HRD

Perusahaan di Indonesia semakin menyelaraskan praktik SDM dengan prinsip keberlanjutan dan tanggung jawab sosial. Program volunteer dan keterlibatan komunitas memungkinkan karyawan berkontribusi pada masyarakat sekaligus membangun kebanggaan dan loyalitas.

Pengembangan talenta untuk ekonomi hijau menjadi fokus, dengan pelatihan keterampilan yang dibutuhkan dalam industri berkelanjutan. Praktik rekrutmen dan kerja yang inklusif menjadi prioritas, mendukung keragaman dan memberikan kesempatan bagi kelompok yang kurang terwakili. 

Penyelarasan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) menjadi framework yang diadopsi banyak organisasi untuk memastikan program HRD mendukung agenda keberlanjutan global.

Kesimpulan

Itulah daftar program kerja HR dan cara menyusunnya dengan efektif. 

Di antara program HR, merekrut karyawan menjadi salah satu program rutin yang paling menyita waktu dan tenaga.

Pasang loker gratis di KitaLulus bisa menjadi salah satu solusi bagi HR untuk dapat menemukan kandidat yang tepat dengan cepat.

Aplikasi KitaLulus merupakan salah satu aplikasi job portal terbaik yang menjangkau ke seluruh Indonesia dengan jutaan pengguna aktif. Dalam hitungan hari, Anda sudah bisa menemukan kandidat terbaik.

Ayo, daftarkan perusahaan Anda sekarang!

Bagikan Artikel Ini:
Bagikan Artikel Ini: Share Tweet
To top