Bagi kamu yang baru saja lulus dari SMA, SMK, maupun perguruan tinggi, tentu membuat CV fresh graduate jadi tantangan tersendiri. Pasalnya, CV adalah ajang untuk menunjukkan pengalaman dan pencapaian kamu sebelumnya.
Tapi, bagaimana jika kamu belum punya pengalaman kerja sama sekali? Apa yang harus kamu tulis di CV agar dilirik oleh perusahaan?
Tenang, dalam artikel kali ini KitaLulus akan berikan contoh CV fresh graduate tanpa pengalaman kerja beserta cara membuatnya. Simak yuk!
Pentingnya Membuat CV Bagi Fresh Graduate
Tujuan pembuatan CV adalah untuk memperkenalkan diri secara tidak langsung kepada pihak yang dituju, umumnya yaitu HRD. Ini dapat memberikan gambaran kepada HRD seperti apakah kamu sebagai salah satu kandidat. Biasanya CV akan dilampirkan bersamaan dengan surat lamaran kerja.
HRD akan melihat latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, hingga keterampilan yang kamu miliki. Namun, jika kamu fresh graduate atau belum pernah bekerja, alternatifnya kamu bisa memasukkan pengalaman organisasi.
Berikut adalah beberapa manfaat membuat CV bagi fresh graduate:
1. Memperkenalkan Diri
CV adalah sarana pertama bagi kamu untuk mengenalkan diri pada rekruter. Melalui informasi seperti pendidikan, keterampilan, dan pengalaman, rekruter bisa mendapatkan gambaran umum tentang siapa kamu dan apakah kamu cocok untuk posisi yang dibutuhkan.
2. Menekankan Pendidikan dan Keterampilan
Sebagai fresh graduate, pendidikan dan keterampilan yang kamu miliki menjadi hal yang sangat penting. Meskipun kamu belum memiliki pengalaman kerja, tunjukkan bahwa kamu memiliki pengetahuan dan kemampuan yang relevan untuk pekerjaan yang dilamar.
3. Meningkatkan Kesempatan Mendapat Kerja
CV yang baik dan terstruktur dapat membantu meningkatkan peluangmu untuk diperhatikan oleh rekruter. Dengan mencantumkan keterampilan dan pengalaman yang relevan dengan kebutuhan lowongan kerja, CV-mu dapat membedakanmu dari kandidat lainnya.
4. Menunjukkan Komitmen dan Keseriusan
Menyusun CV dengan baik menunjukkan bahwa kamu serius dan memiliki komitmen terhadap pencarian pekerjaan. Sebagai fresh graduate, hal ini bisa membuktikan dedikasimu untuk berkembang dan siap menghadapi tantangan di dunia kerja.
5. Mendukung Proses Seleksi Awal
Bagi perusahaan yang menerima banyak lamaran, CV menjadi alat untuk menyaring kandidat di tahap awal. Rekruter akan memilih pelamar yang memiliki potensi dan memenuhi kriteria dasar sesuai dengan deskripsi pekerjaan. CV yang disusun dengan baik memudahkan rekruter untuk menemukan informasi yang relevan dan mempercepat proses seleksi.
Baca juga: Contoh CV Lamaran Kerja Berbagai Posisi & Template-nya
Cara Membuat CV Fresh Graduate yang Menarik
Menurut studi dari The Ladders, rekruter hanya menghabiskan rata-rata 7,4 detik untuk meninjau CV kandidat. Ini berarti, kamu punya waktu yang sangat singkat untuk bisa memikat hati mereka.
Maka dari itu, penting untuk memastikan CV yang kamu buat berisi hal-hal penting dan mampu menarik perhatian. Bagaimana caranya? Simak panduan yang sudah KitaLulus siapkan berikut.
1. Tulis Objektif Karirmu
Bagi fresh graduate yang belum memiliki pengalaman kerja, menulis objektif karir dapat menjadi langkah awal yang baik ketika membuat CV.
Sebagai pengganti pengalaman kerja, tuangkan tujuan karirmu secara jelas dan ringkas. Fokuslah pada bidang atau industri yang ingin kamu tekuni, serta sasaran jangka pendek atau jangka panjang yang ingin kamu capai dalam karirmu.
Objektif karir ini akan membantu perekrut memahami motivasimu dalam mencari pekerjaan serta arah yang ingin kamu ambil dalam karir.
Contoh ‘Tentang Saya’ di CV fresh graduate:
- Tanpa pengalaman
Lulusan Fisika Murni dari Universitas X dengan antusiasme yang tinggi terhadap penelitian dan eksplorasi ilmiah. Keahlian dalam menganalisis data dan menyelesaikan permasalahan fisika kompleks telah saya kembangkan selama masa studi saya. Saya memiliki minat mendalam terhadap bidang [sebutkan area spesifik dalam fisika yang diminati], serta keterampilan matematika yang kuat untuk mendukung pemecahan masalah. Saya yakin bahwa latar belakang pendidikan saya akan membantu saya dalam berkontribusi di dunia profesional, serta siap untuk terus belajar dan berkembang dalam karir saya.
- Dengan pengalaman
Lulusan Ilmu Komunikasi dari Universitas X, memiliki minat yang tinggi terhadap dunia digital dan kepenulisan. Berpengalaman di bidang content writer sejak tahun 2020. Magang di Liputan6 selama 6 bulan. Selama magang, mengerjakan artikel SEO dengan berbagai tema. Memiliki minat yang spesifik di bidang kepenulisan tentang dunia otomotif dan tips seputar otomotif. Saya yakin dengan pengalaman dan latar belakang pendidikan saya, akan membantu perusahaan dalam menaikkan kualitas konten di website. Saya sangat siap untuk bekerja dan terus belajar agar berkembang dalam karier saya.
2. Tonjolkan Prestasi dan Keterampilan
Meskipun tanpa pengalaman kerja, kamu dapat menonjolkan prestasi akademis atau penghargaan yang pernah kamu raih selama masa pendidikan.
Cantumkan prestasi yang relevan dengan pekerjaan yang kamu lamar, seperti capaian akademis tertinggi, partisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler yang signifikan, prestasi dalam lomba, atau proyek-proyek khusus yang berhasil kamu selesaikan.
Menurut studi dari McKinsey, banyak perusahaan lebih berfokus pada keterampilan yang dimiliki calon karyawan dibandingkan dengan pengalaman industri mereka. Individu dengan keahlian yang paling dibutuhkan memiliki peluang lebih besar untuk memilih pekerjaan yang paling sesuai dengan mereka. Bahkan menurut statistik yang dihimpun Novoresume, 41% rekruter terlebih dahulu memeriksa bagian keterampilan saat melihat resume.
Oleh karena itu, keterampilan yang kamu miliki, baik itu keterampilan teknis seperti pemrograman, analisis data, fotografi, dan lainnya, atau soft skill seperti kepemimpinan dan komunikasi, dapat menjadi nilai tambah yang menarik perhatian perekrut.
Baca juga: 7 Contoh CV Lamaran Kerja Lulusan SMK dan Cara Membuatnya
3. Tulis Kegiatan atau Proyek yang Menarik
Sertakan informasi tentang kegiatan atau proyek-proyek baik di dalam/luar sekolah yang relevan dengan industri yang kamu tuju. Ini bisa kamu tulis di bagian “Pengalaman” atau menambahkan section “Proyek Pribadi”.
Jika kamu pernah terlibat dalam proyek kampus, magang, atau kegiatan volunteer yang memperluas wawasan dan keterampilanmu, ceritakan secara singkat dan jelas di CV.
Pengalaman ini dapat menunjukkan kemampuanmu dalam berkolaborasi, mengelola waktu, dan menyelesaikan tugas dengan baik meskipun tanpa pengalaman formal dalam dunia kerja.
Menyajikan informasi tentang proyek atau kegiatan akan membantu perekrut memahami potensi dan dedikasimu terhadap bidang yang diminati.
4. Siapkan Surat Lamaran
Setelah menyusun CV dengan baik, langkah selanjutnya adalah mengirimkannya bersama dengan surat lamaran kerja.
Pastikan surat lamaranmu mencerminkan ketertarikanmu terhadap perusahaan serta menjelaskan bagaimana keterampilan dan minatmu akan berkontribusi pada posisi yang dilamar.
Lampirkan CV, pastikan format dan penulisannya bersih, rapi, dan terstruktur dengan baik untuk memberikan kesan profesional kepada pihak perekrut, ya.
Baca juga: 15 Contoh Surat Lamaran Kerja Bahasa Inggris Simple & Baik
Contoh CV Tanpa Pengalaman Kerja
Apabila kamu masih bingung bagaimana contoh CV mahasiswa baru lulus atau yang belum punya pengalaman kerja, KitaLulus punya contohnya yang bisa kamu jadikan referensi.
1. CV Fresh Graduate yang Baik dan Benar
2. Contoh CV Fresh Graduate SMA/SMK
3. Contoh CV Fresh Graduate S1
4. Contoh CV Fresh Graduate Tulis Tangan
5. Contoh CV Fresh Graduate Bahasa Inggris
6. Contoh CV Fresh Graduate Perawat
7. Contoh CV Fresh Graduate ATS Friendly
8. Contoh CV Fresh Graduate Pengalaman Magang
9. CV Fresh Graduate Desainer Grafis
Itulah beberapa contoh CV untuk lulusan baru tanpa pengalaman kerja yang bisa kamu jadikan inspirasi. Kamu juga bisa mengunduh template dari KitaLulus berikut dan edit sesuai kebutuhan.
Hal yang Sering Ditanyakan tentang CV Fresh Graduate
Berikut adalah beberapa pertanyaan yang sering diajukan seputar CV fresh graduate beserta jawabannya:
1. Apa saja komponen penting dalam CV fresh graduate?
CV untuk fresh graduate umumnya mencakup komponen berikut ini:
- Data Diri: Nama lengkap, kontak yang bisa dihubungi (nomor HP & email), serta domisili.
- Profil: Ringkasan singkat soal latar belakang pendidikan, skill utama, dan tujuan karir.
- Pendidikan: Informasi soal jenjang pendidikan terakhir, termasuk kampus, jurusan, tahun lulus, dan IPK (jika relevan).
- Pengalaman Organisasi & Kegiatan: Ceritakan keterlibatan kamu di organisasi kampus, kepanitiaan, atau volunteer yang menunjukkan kemampuan teamwork dan kepemimpinan.
- Skill yang Dikuasai: Tampilkan keterampilan teknis maupun soft skills yang berkaitan dengan pekerjaan yang kamu incar.
- Prestasi & Pencapaian: Bisa berupa penghargaan, sertifikasi, atau hal lain yang bisa menambah nilai plus di mata rekruter.
2. Bagaimana Cara Membuat CV Jika Belum Punya Pengalaman Kerja?
Jika belum punya pengalaman kerja, kamu tetap bisa bikin CV yang menarik dengan fokus ke bagian lain:
- Profil Singkat yang Menarik: Tulis profil singkat tentang dirimu, minat, dan tujuan karir supaya rekruter bisa lebih kenal siapa kamu.
- Riwayat Pendidikan yang Jelas: Cantumkan jurusan, universitas, tahun lulus, dan jika IPK-nya bagus, maka boleh ditambahkan.
- Pengalaman Organisasi atau Volunteering: Jika pernah ikut organisasi, kepanitiaan, atau kegiatan sosial, kamu bisa memasukkannya ke dalam CV! Ini bisa menunjukkan skill kepemimpinan, teamwork, atau problem-solving.
- Skill dan Sertifikat: List keterampilan yang kamu kuasai, baik soft skills maupun hard skills. Lengkapi dengan sertifikasi jika ada.
- Portofolio (Jika Ada): Buat kamu yang melamar di bidang kreatif atau teknologi, jangan lupa lampirkan hasil karyamu sebagai bukti kemampuan.
3. Sampai Kapan Seseorang Masih Dianggap Fresh Graduate?
Istilah “fresh graduate” umumnya merujuk pada seseorang yang baru saja lulus dan belum memiliki banyak pengalaman kerja. Tidak ada batas waktu pasti yang menentukan status ini, namun biasanya digunakan untuk lulusan yang belum memiliki pengalaman kerja signifikan dalam kurun waktu satu hingga dua tahun setelah kelulusan.
4. Apakah Siswa SMA Bisa Membuat CV?
Ya, siswa SMA ataupun lulusan SMA bisa saja membuat CV, terutama jika ingin melamar pekerjaan paruh waktu, magang, atau kegiatan sukarela. CV tersebut dapat mencakup:
- Data Diri: Informasi kontak yang jelas.
- Deskripsi Diri: Ringkasan singkat mengenai minat dan tujuan.
- Riwayat Pendidikan: Detail pendidikan saat ini atau pendidikan terakhir.
- Pengalaman Organisasi atau Ekstrakurikuler: Keterlibatan dalam kegiatan sekolah atau komunitas.
- Keterampilan: Keterampilan yang relevan, seperti kemampuan komunikasi atau teknis.
Baca juga: Contoh CV Lulusan SMA yang Menarik Tanpa Pengalaman Kerja
5. Apa Saja yang Tidak Boleh Ditulis di CV?
Ada beberapa hal yang sebaiknya tidak kamu tampilkan di dalam CV, di antaranya:
- Informasi Pribadi yang Tidak Relevan: Informasi seperti agama, status pernikahan, atau nomor KTP tidak perlu ditampilkan, ya!
- Gaji yang Diharapkan: Kecuali diminta secara spesifik oleh pemberi kerja, sebaiknya kamu tidak menuliskan gaji yang diharapkan dalam CV.
- Pengalaman Kerja yang Tidak Relevan: Cukup masukkan pengalaman kerja yang relevan saja. Yang tidak berkaitan dengan posisi yang dilamar, tidak perlu ditampilkan.
- IPK Rendah: Jika IPK kamu di bawah rata-rata, lebih baik tidak mencantumkannya.
- Informasi yang Bohong: Jangan pernah memasukkan data palsu di CV, seperti pengalaman kerja yang tidak pernah dilakukan, keterampilan yang tidak dikuasai, atau sertifikasi yang tidak dimiliki. Jika ketahuan, ini bisa merusak reputasi dan peluangmu di dunia kerja.
Sekarang, setelah kamu tahu cara membuat CV yang menarik, ada solusi praktis untuk membantumu menyusunnya dengan lebih mudah! KitaLulus punya fitur buat CV online gratis yang dilengkapi template CV ATS friendly dengan desain menarik dan profesional.
Kamu tinggal pilih template yang kamu mau, lengkapi profil, dan jadi deh! CV buatanmu siap diunduh versi PDF atau digunakan langsung untuk melamar kerja di job portal KitaLulus.
Ada ribuan loker yang sudah menantimu, lho!
Sumber:
- The Great Attrition is making hiring harder. Are you searching the right talent pools? McKinsey & Company. Diakses pada 5 Maret 2025, https://www.mckinsey.com/capabilities/people-and-organizational-performance/our-insights/the-great-attrition-is-making-hiring-harder-are-you-searching-the-right-talent-pools
- Resume statistics: 99+ Must-Know Resume Statistics To Get You Hired in 2025. Diakses pada 5 Maret 2025, dari https://novoresume.com/career-blog/resume-statistics
- Eye-tracking study. Diakses pada 5 Maret 2025, dari https://www.theladders.com/static/images/basicSite/pdfs/TheLadders-EyeTracking-StudyC2.pdf